jump to navigation

LG dan Samsung Ikutan Pakai LiMo Februari 12, 2008

Posted by padalarang in IT.
add a comment

okezone.com

linux Samsung dan LG meluncurkan ponsel-ponsel barunya yang dipersenjatai dengan software Linux Mobile (LiMo). Bahkan 18 jenis ponsel dari 7 vendor di dunia dikabarkan akan menggunakan OS ini.

linux

Samsung, yang pernah menggunakan LiMo pada tahun 2006, kini menggunakan lagi sistem operasi tersebut dalam ponsel berseri SGH-i800, bersamaan dengan LG yang juga meluncurkannya pada Mobile World Congress di Barcelona.

Gaung OS Linux memang tidak terlalu terdengar karena tidak didukung oleh vendor ponsel terbesar di dunia, Nokia. Vendor asal Finlandia ini memilih untuk mengembangkan OS sendiri dengan nama symbian. Namun belakangan nama Linux mulai bergema berkat dukungan Google. Mesin pencarian terbesar di internet itu meluncurkan software Android yang merupakan kembangan dari Linux.

Selain itu, dilansir melalui Reuters, Senin (11/2/2008), Samsung juga berharap bisa mengimplementasikan software Android dalam setiap unit ponselnya pada awal tahun 2009 nanti. (srn)

Iklan

Ponsel 3G Linux Pertama Dibanderol Kurang dari Rp 1 Juta Februari 5, 2008

Posted by padalarang in IT.
add a comment

Fransiska Ari Wahyu – detikinet

Jakarta – Untuk pertama kalinya, sebuah ponsel 3G berbasis Linux bakal diluncurkan. Pembuatnya adalah perusahaan semikonduktor independen Belanda, NXP Semiconductors yang bekerja sama dengan Purple Labs, sebuah suplier ternama asal Perancis.

Ponsel ini dijanjikan akan dibanderol dengan harga ‘cukup miring’, yakni di bawah US$ 100 atau kurang dari Rp 1 juta. Namun, kemampuan ponsel ini diklaim tak kalah dengan ponsel 3G pada umumnya, seperti mampu menyajikan video conference, video streaming, browsing dan pemutar musik.

Nama yang akan digunakan untuk ponsel 3G berbasis Linux ini ketika dilempar ke pasar adalah ‘Purple Magic’. Ponsel ini bahkan digadang-gadang dibuat sebagai sebuah desain rujukan bagi para produsen yang ingin menciptakan piranti 3G pada level pemula ataupun yang memiliki target pasar di Eropa Timur, Amerika Latin dan Asia Tenggara.

“Kami ingin menampilkan keunggulan dari software open source,” ujar Dan Rabinovitsj, Senior Vice President and General Manager Cellular Business NXP Semiconductors, seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Selasa (5/2/2008).

Direncanakan, ponsel ini akan hadir untuk pertama kalinya dalam acara konferensi 3GSM yang berlangsung di Barcelona, Spanyol pada 11-14 Februari 2008. ( dwn / dwn )

Babat Habis Virus ‘Tati My Love’ Januari 23, 2008

Posted by padalarang in IT.
add a comment
Tips & Trik
Babat Habis Virus ‘Tati My Love’
Dewi Widya Ningrum – detikinet
<!––>


Isi file tati.my.love.txt
Jakarta – Virus Tati My Love menyembunyikan folder/subfolder dan membuat file duplikat di dalam flash disk. Virus ini tergolong tidak terlalu jahat karena tidak merusak data.

Virus berukuran 198 KB ini, menurut keterangan resmi yang diterima detikINET, Rabu (16/1/2008), memalsukan diri sebagai folder berekstensi SCR dan bertype “Screensaver”. Berikut cara ‘menghabisinya’:

Langkah 1:
Matikan “system restore” selama proses pembersihan berlangsung (bagi yang menggunakan Windows XP). Disarankan untuk melakukan pembersihan virus pada Safe Mode.

Langkah 2:
Matikan proses virus dengan nama tati.exe (icon Folder). Untuk mematikan proses virus tersebut silahkan gunakan tools seperti “proceexp”. Tools ini dapat di-download di alamat http://download.sysinternals.com/Files/ProcessExplorer.zip

Langkah 3:
Cari dan hapus file dengan nama tati.exe di direktori C:\Windows dan C:\Documents and Settings\All Users\Start Menu\Programs\Startup

Langkah 4:
Hapus file duplikat yang dibuat pada flash disk Anda. Untuk mempercepat proses penghapusan, Anda dapat menggunakan menu “Search Windows”. Sebelum melakukan pencarian sebaiknya tampilkan terlebih dahulu file/folder yang disembunyikan. Berikut cara untuk menampilkan file/folder yang disembunyikan dan mencari file virus.

  1. Buka [Windows Explorer]
  2. Klik menu [Tools], kemudian klik [Folder Options]
  3. Pada layar “Folder Options”, klik tab [View]
  4. Pada folder [Hidden files and folders], hilangkan tanda centang pada opsi [Hide extensions for known file types] dan [Hide protected operating system files (recommended)]
  5. Lalu klik tombol [Ok]

Untuk mencari dan menghapus file virus:

  1. Buka Windows Explorer, kemudian klik kanan di lokasi Flash Disk, lalu klik “Search…”
  2. Setelah muncul layar “Search Result”, pada kolom “All or part of the file name” isi dengan ekstensi *.SCR
  3. Pada kolom “Look in” pastikan sudah menuju ke lokasi flash disk yang akan diperiksa.
  4. Klik menu “What size is it”, kemudian pilih opsi Specify size (in KB). Pilih “at most”, isi dengan ukuran “198”.
  5. Setelah itu klik menu “More Advanced option”, kemudian beri tanda centang pada Searh system folders, Search hidden files and folders, Search subfolders.
  6. Kemudian klik tombol “Search” untuk memulai proses pencarian.
  7. Setelah berhasil ditemukan, hapus file virus yang mempunyai ukuran 198 dengan ekstensi SCR (Screen Saver) dengan icon “Folder”

Langkah 5:
Tampilkan kembali file/folder yang sudah disembunyikan oleh virus pada flash disk Anda dengan cara:

  1. Klik [Start] menu
  2. Klik [Run]
  3. Pada dialog box [Run] ketik “CMD” tanpa tanda kutip, kemudian tekan tombol [Ok].
  4. Setelah muncul Dos Prompt, pindahkan kursor ke lokasi flash disk. Contoh jika flash disk Anda adalah E: maka ketik perintah E: kemudian tekan tombol [Enter].
  5. Setelah kursor berada di drive E (flash disk), ketik perintah: ATTRIB –s –h /s /d

Langkah 6:
Rajin-rajin men-scan komputer dengan anti virus yang ter-update.   ( dwn / dwn )

Virus Baru Makin Perkasa, Anti Virus Makin Loyo Desember 27, 2007

Posted by padalarang in IT.
add a comment
Fino Yurio Kristo – detikinet


ilustrasi (diolah/ist.)
Jerman – Aplikasi anti virus makin keteteran dalam menghadapi serbuan virus komputer jenis baru. Hal ini disimpulkan dalam sebuah studi yang dibesut oleh majalah komputer Jerman, C’t. Sebanyak 17 aplikasi anti virus terlibat dalam uji coba ini.

Dalam studi mereka yang akan dipublikasikan luas bulan Januari mendatang itu, majalah c’t menggelontorkan lebih dari sejuta virus yang telah teridentifikasi dan beredar dalam enam bulan terakhir.

Dalam tes tersebut, Avira Antivir dan Gdata Antivirus 2008 berada di peringkat tertinggi karena mampu mengidentifikasi 99 persen dari kumpulan virus tersebut. Sementara Avast, AVG Anti Malware dan BitDefender juga mencapai hasil yang ‘sangat memuaskan’.

Namun masalahnya, kebanyakan Antivirus gagal dalam tes berikutnya, yaitu mendeteksi keberadaan virus baru yang belum dikenali. Di awal 2007, rata-rata akurasi deteksi virus baru ini mencapai 40-50 persen. Namun dalam tes terbaru itu, akurasinya menurun hingga 20-30 persen. NOD32 dan BitDefender berada di peringkat atas dengan masing-masing 68 dan 41 persen akurasi deteksi.

Penurunan akurasi ini disinyalir karena pembuat virus makin profesional dalam usaha membobol pertahanan anti virus. Demikian seperti dikutip detikINET dari TheRegister, Rabu (26/12/2007). ( fyk / wsh )