jump to navigation

Ancaman Banjir Bandang Hantui Kampung Ciburial Desember 7, 2007

Posted by padalarang in KBB (Kabupaten Bandung Barat).
trackback

NGAMPRAH, (Galamedia).-
Banjir bandang yang menerjang Kp. Ciburial, Desa Margajaya, Kec. Ngamprah, Kab. Bandung Barat (KBB) masih rawan terjadi lagi. Irigasi Ciburial yang jebol akibat hujan deras, Rabu (5/12) hingga kemarin belum diperbaiki, sehingga air dari irigasi masih terus menggenangi permukiman penduduk.

Sedikitnya 11 unit rumah penduduk RT 04/RW 16 terancam banjir bandang susulan. Belum ada penanganan serius untuk menutup bagian irigasi yang jebol sepanjang hampir 5 meter itu. Warga menuntut PT Jasa Marga selaku pengelola Tol Cipularang untuk ikut bertanggung jawab atas peristiwa banjir bandang tersebut.

Menurut Ujang Sumiarsa (40), salah seorang penduduk setempat, banjir bandang yang menimpa Kp. Ciburial sudah tiga kali terjadi pasca-pembangunan Tol Cipularang. “Banjir yang terjadi tahun ini merupakan yang terparah dibanding kejadian sebelumnya,” kata Ujang kepada “GM” di Ngamprah, Kamis (6/12).

Sebelum ada Tol Cipularang, saluran air dari Babakan Garut langsung masuk Situ Enda di RW 8. Namun sejak jalan tol dibangun, saluran air dipindahkan ke Irigasi Ciburial.

“Debit air yang masuk Irigasi Ciburial jadi bertambah besar, sementara lebar dan kedalaman irigasi ini tidak mengalami perubahan. Sehingga ketika hujan deras sering meluap,” ungkapnya.

Keadaan ini diperparah dengan gorong-gorong di bawah jalan tol yang kecil. Pada saat kejadian, saluran air tersebut tersumbat sampah.

Ketua RW 16, Ade Sobandi mengatakan, kuatnya tekanan air yang keluar dari gorong-gorong sampai menjebol saluran irigasi dan dinding tiga rumah penduduk (bukan delapan, red). Tak hanya itu, tanaman padi yang tinggal dua bulan lagi dipanen pun ikut rusak. Banjir juga menghanyutkan bahan baku kerupuk milik Undang Abdul Muksin (38).

Sementara itu, Kabid Sosial Dinas Kesehatan dan Sosial Kab. Bandung Barat, Dani Taufik yang meninjau lokasi bencana mengatakan, korban banjir bandang membutuhkan bantuan pakaian dan makanan. Rencananya hasil peninjauannya ke lapangan akan dilaporkan ke Dinas Sosial Provinsi Jabar untuk memperoleh bantuan. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat, ajuan bantuan dari Pemkab Bandung Barat ini segera direalisasikan,” tutur Dani. (B.104)**

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: